Sunday, December 23, 2012

Menyusuri Masa Lalu

Panas terik matahari tidak mengurungkan niat kami untuk berkeliling situs percandian Muaro Jambi siang itu. Cukup mengejutkan sebenarnya, karena saya kira pembangunan candi di masa lalu merupakan budaya yang hanya berkembang di tanah Jawa. Situs Muaro Jambi ini terletak 40 km di timur kota Jambi dan membentang sepanjang sungai Batanghari di wilayah seluas 26 ha, menjadikannya situs percandian terluas di Indonesia bahkan di Asia Tenggara. Mengalahkan Candi Borobudur dan Candi Angkor Wat di Kamboja. Tidak disangka-sangka bukan? Situs percandian ini merupakan warisan sejarah kerajaan Sriwijaya di abad 11 M serta bercorak agama Hindu - Buddha.


Friday, December 21, 2012

Pulau Kecil di Tengah Sungai

Kalau mengintip sejenak akun media sosial saya, kayaknya saya jalan-jalan terus ya? Padahal bener lho, saya ya ke mana-mana itu ya kerja. Hanya memang, salah satu trik saya agar tidak jenuh dengan pekerjaan dan perjalanan dinas adalah selalu menyempatkan diri untuk melihat dan membuka mata. Gak ada alasan gak ada waktu sebenarnya. You can have time if you make time.



Dalam perjalanan ke Palembang kali ini, saya menyempatkan diri untuk mengunjungi Pulau Kemarau di tengah sungai Musi yang luas. Untuk menuju pulau tersebut, kita bisa menyewa kapal dari dermaga sungai di depan Benteng Kuto Besak. Ada kapal getek, ada pula kapal boat yang cepat. Namun karena kami ingin menikmati pemandangan sepanjang sungai, kami pun memilih kapal getek yang membawa kami selama 45 menit menuju pulau Kemarau.

Tentang Durian

Jarang-jarang sebenarnya saya menulis tentang kuliner suatu daerah, namun kali ini saya perlu bercerita mengenai si raja buah, durian.



Akhir tahun ini ditutup dengan perjalanan dinas yang justru makin padat, dan memang kesempatan yang ada ialah untuk menjelajahi pulau Sumatera yaitu tepatnya kota Medan, Palembang dan Jambi. Kesamaan kota-kota ini adalah sedang musimnya duren di ketiga kota ini. Dan tentu ini merupakan kesempatan yang tidak saya lewatkan untuk mencicipi citarasa durian lokal.



Tentu banyak yang berpikir, durian rasanya ya sama saja di mana-mana. Tapi justru inilah fakta unik yang saya temukan: durian itu beda kota beda rasanya. Maka itu saya lebih menyukai durian asli Indonesia karena rasanya yang bervariasi, tidak seperti durian monthong ala Bangkok yang rasanya selalu setali tiga uang, hilang sudah unsur kejutannya.



To quote the Forrest Gump movie, Indonesian durian is “like a box of chocolate, you don’t know what you will get”.

Central Park in summer? No. Or Bogor Botanical Garden? Nope. This is Telagorajo pool in Muaro Jambi Temples Complex #temples #jambi #indonesia #travel #aroundtheworld (at Situs Percandian Muaro Jambi)

#biking around the ancient #temples in #jambi, the largest complex in Asia #indonesia #travel #aroundtheworld (at Situs Percandian Muaro Jambi)

Thursday, December 20, 2012

#pagoda at Pulau Kemaro in Musi #river #palembang #indonesia #travel #aroundtheworld (at Pulau Kemaro)

#sunset over Musi #river with Ampera #bridge on the background #palembang #indonesia (at Jembatan Ampera)

Saturday, December 8, 2012

Sekali waktu, lakukanlah perjalanan untuk menyegarkan kembali suasana hidup. Untuk melihat perihal dunia luar atau untuk melihat hal-hal baru dan negeri-negeri yang lain. Perjalanan adalah sebuah kenikmatan tersendiri. Juga, jangan siakan-siakan usiamu untuk berganti-ganti pekerjaan, profesi, serta spesialisasi. Sebab, itu artinya engkau belum pernah berhasil dalam hal apapun.

Aidh Al-Qarni dalam Hatta Takuna As’adan Nas (via fachmycasofa)

Thursday, December 6, 2012

Semakin tinggi sebatang pohon berdiri, semakin kencang pula angin yang menerpanya.

Filosofi Pohon

Tuesday, November 20, 2012

Tentang Perjalanan

Traveling buat saya bukanlah untuk mencoret nama suatu tempat dalam bucket list saya, dan bukan juga untuk dapat berkata “Been there, done that” dalam suatu percakapan. Apalagi untuk memiliki foto-foto keren untuk lalu dipamerkan di situs media sosial.



Buat saya, traveling adalah perjalanan kembali ke rumah batin saya. Pulang kembali ke diri sendiri justru ketika saya jauh secara fisik dari rumah dalam arti sebenarnya. Justru dalam perjalananlah saya benar-benar belajar mengenai diri sendiri. Justru dalam perjalananlah saya merasa sangat dekat dengan orang-orang yang menempati ruang terbesar di hati: keluarga saya.



Absence does indeed make the heart grow fonder.

Entah kenapa. Mungkin karena perjalanan menjauhkan saya dari zona nyaman. Mungkin karena saya sering solo traveling sehingga banyak waktu untuk menengok ke dalam diri sendiri. Mungkin karena jarak yang tercipta membuat rumah menjadi kata yang sangat bermakna.



Foto-foto yang saya ambil adalah sekumpulan memorabilia. Agar bila nanti kembali ke tengah kesibukan ibukota, foto-foto itu dapat menjadi pengingat apa yang lebih penting dari sekadar mengejar materi. Bahwa di luar sana ada dunia indah yang menunggu untuk dijelajahi setiap sudutnya untuk menemukan kepingan-kepingan jati diri, di mana manusia tidak perlu banyak hal untuk bahagia



Buat saya, perjalanan bukanlah suatu pelarian. Bagi saya, perjalanan adalah suatu pencarian.

Monday, November 5, 2012

Reality Check

There are moments when I didn’t realize that he is gone forever. Just felt that he was in one of his frequent research trips. Just felt that one of these days he will be coming home. And when reality checks in, it hits. It hits hard.

Monday, October 29, 2012

Save Big Bird

Though it seems trivial, but it is important for leaders to have heart and be able to prioritize well. Now ask yourselves, Americans, would you vote for someone who chose weapons over good education?

Tuesday, October 23, 2012

Random

If I heard friends splurged millions of rupiahs to pay for a lavish wedding, which they confessed they didn’t know most of the people they invited, I’d rather have a small ceremony then travel around the world for an extended honeymoon. It would be awesome post-wedding pictures, don’t you think?



#vacancy open for a lifetime traveling mate

Sunday, October 14, 2012

Selembar Kertas dan Dua Patah Kata

Pagi hari. Mencari kacamata yang hilang. Mata tertumbuk pada selembar kertas hijau di atas meja. Kartu Keluarga yang baru. Tidak ada lagi namamu di sana. Hanya ada tulisan “cerai mati” di samping nama Ibu. Sedih, terutama untuk Ibu. Harus kuat untuk Ibu.

Friday, October 12, 2012

Sebersit Rindu

Malam hari. Diambilnya buku yasin yang terletak di atas meja dengan tangan kecilnya. Dibukanya buku tersebut pada halaman di mana foto laki-laki gagah itu tertampang. Ditatapnya nanar. Didekatkannya buku itu lalu ia cium. Dan bocah kecil itu berkata, “Kangen Eyang Kakung.”

Sunday, October 7, 2012

a #village at the foot #hills of Sentani lake #papua #indonesia #indonesiaindah #travel #aroundtheworld #nofilter (Taken with Instagram at Danau Sentani, Papua)

Sentani #lake was so calm that it mirrors the #sky and #hills around #papua #indonesiaindah #indonesia #travel #aroundtheworld (Taken with Instagram at Danau Sentani, Papua)

Friday, October 5, 2012

Traveling is about the journey, not the destination.

Sabrina Hartoto

Tuesday, October 2, 2012

Picturesque Sentani #lake #sky #mountain #hills #papua #indonesia #travel #aroundtheworld (Taken with Instagram at Danau Sentani, Papua)

#sunset in #jayapura #papua #indonesia #travel #aroundtheworld #sky (Taken with Instagram at Bandar Udara Sentani, Jayapura)

MacArthur’s #hills overlooking Sentani #lake #papua #indonesia #travel #aroundtheworld (Taken with Instagram at Ifar Gunung Sentani Jayapura)

Gateway to heaven #jetty #sea #sky #rajaampat #papua #indonesia #travel #aroundtheworld (Taken with Instagram at Raja Ampat, West Papua)

Wooden #jetty over an aquamarine #sea #rajaampat #papua #indonesia #travel #aroundtheworld (Taken with Instagram at Raja Ampat, West Papua)

Monday, October 1, 2012

Green #hills and blue #sky on my way to Jayapura #papua #indonesia #travel #aroundtheworld (Taken with Instagram at Sentani Airport (DJJ))

Sunday, September 30, 2012

I could stay here forever just soaking under the sun #white #sands #island #rajaampat #papua #indonesia #travel #aroundtheworld (Taken with Instagram at Raja Ampat, West Papua)

a little piece of heaven, the white-sandy island of Mansuar, Raja Ampat #white #sands #island #sea #rajaampat #papua #indonesia #travel #aroundtheworld (Taken with Instagram at Raja Ampat, West Papua)

Perfect spot for #snorkeling #sea #rajaampat #papua #indonesia #travel #aroundtheworld (Taken with Instagram at Raja Ampat, West Papua)

Can you see the cave under? #cave #sea #rajaampat #papua #island #indonesia #travel #aroundtheworld (Taken with Instagram at Raja Ampat, West Papua)

Kabui islands, the little Wayag. #island #sea #rajaampat #papua #indonesia #travel #aroundtheworld (Taken with Instagram at Raja Ampat, West Papua)

#island #cave #rocks #rajaampat #papua #indonesia #travel #aroundtheworld (Taken with Instagram at Raja Ampat, West Papua)

Underwater #cave #stalagtites #rocks #rajaampat #papua #indonesia #travel #aroundtheworld (Taken with Instagram at Raja Ampat, West Papua)

Each spot is a treasure #sea #stones #rajaampat #papua #indonesia #travel #aroundtheworld (Taken with Instagram at Raja Ampat, West Papua)

#sea #rocks #rajaampat #papua #indonesia #island #travel #aroundtheworld (Taken with Instagram at Raja Ampat, West Papua)

Sea and stones may break your heart #rocks #sea #sky #rajaampat #papua #indonesia #travel #aroundtheworld (Taken with Instagram at Raja Ampat, West Papua)

Mesmerizing #rajaampat #landscape #papua #indonesia #travel #aroundtheworld #sky #sea (Taken with Instagram at Raja ampat)

Contemplating the #sunrise at Waiwo Dive Resort #rajaampat #papua #indonesia #travel #aroundtheworld #iphonesia #sky #sea #docks #resort (Taken with Instagram at Waiwo Dive Resort)

Wooden Jetty at Waiwo Dive Resort #jetty #docks #sea #sky #rajaampat #resort #papua #indonesia #travel #aroundtheworld #iphonesia (Taken with Instagram at Waiwo Dive Resort)

Skyscape from the express boat to Waisai, Raja Ampat #sky #cloud #sea #ocean #rajaampat #papua #indonesia #travel #aroundtheworld (Taken with Instagram at Raja Ampat island)

Waiwo Dive Resort at Raja Ampat, tucked away hidden beneath the jungle #docks #jetty #coast #sea #island #resort #rajaampat #papua #indonesia #travel #aroundtheworld (Taken with Instagram at Waiwo Dive Resort)

MacArthur Point dan Sentani

Mungkin karena saya dibesarkan oleh anak seorang tentara, saya menyukai hal-hal yang terkait dengan sejarah peperangan. Saya ingat ketika menemani ayah mengendarai mobil dari Bandung pulang ke Bogor, sementara Ibu dan adik saya tertidur di kursi belakang, ayah menceritakan panjang lebar sejarah perang jaman Belanda, mulai agresi militer I hingga agresi militer II, yang beliau hapal di luar kepala! Padahal saya hanya mengemukakan pertanyaan, apakah kakek saya pernah terlibat peperangan? My dad being my dad, pertanyaan sederhana dijawabnya dengan orasi panjang. Kecintaan terhadap sejarah ini bahkan menular pada Omar, keponakan saya, yang sangat suka menonton film perang sejak umurnya 3-4 tahun!



Alasan inilah yang membuat saya sangat tertarik untuk mengunjungi monumen MacArthur di gunung Ifar Sentani. Selain menyajikan pemandangan indah danau Sentani dari atas bukit, lokasi ini mempunyai nilai sejarah yang penting di dalam Perang Dunia Kedua.

(Tidak) Jayanya Jayapura

Entah karena kondisi badan yang sudah menurun atau karena sedih harus meninggalkan Raja Ampat, saya tidak terlalu semangat tiba di Jayapura, apalagi karena justru banyak pekerjaan yang harus dilakukan di sini.



Jayapura ternyata adalah kota yang tergolong besar dengan banyak gedung tinggi bahkan sudah ada beberapa mal di sini dengan rantai supermarketnya. Kotanya sendiri, yang terletak lebih dari satu jam perjalanan dari bandara Sentani, bertengger di dinding-dinding bukit di teluk Humboldt, atau nama lainnya, teluk Yos Sudarso. Tentu saja kontur tanah ini menjadikan jalan rayanya naik turun. Di sini tidak terasa seperti tanah Papua karena saya sering menjumpai wajah-wajah suku selain Papua di sini. Suku-suku pendatang didominasi oleh suku Makassar dan Manado, berasimilasi dalam dengan suku asli.

Raja Ampat: Fast Forwards

Pagi itu saya terbangun lebih dahulu dari jam alarm yang dipasang malam sebelumnya. Kedua teman seperjalanan saya masih diam tak bergeming terlelap dalam tidurnya. Entah kenapa, saya sulit sekali untuk bergabung bersama mereka kembali ke alam mimpi.



Saya pun pergi ke luar untuk menyaksikan matahari terbit di gugusan kepulauan Raja Ampat ini. Saya duduk sendiri di dermaga kayu yang menjorok panjang ke tengah laut dan menikmati saat-saat dunia terbangun dari tidurnya.



Perlahan-lahan matahari mulai merayap naik dari balik awan, menyemburatkan cahaya merah dan jingga ke angkasa. Suara burung hutan menyanyi sahut menyahut dengan lenguhan kuskus memanggil pasangannya. Angin tenang sehingga ombak berkecipuk dengan anggun. Dunia dalam keadaan damai di sini.

Wednesday, September 26, 2012

Sunrise at Raja Ampat, with forest birds chanting to your ears #sunrise #sky #beach #rajaampat #papua #indonesia #travel #aroundtheworld (Taken with Instagram at Waiwo Dive Resort)

Nekat ke Raja Ampat

Mendung dan gerimis mengantarkan kami terbang dari Manokwari pagi itu, tapi untunglah matahari bersinar cukup terik di Sorong. Sedari kemarin, kami membicarakan apakah kami akan sempat ke Raja Ampat, dikarenakan kami hanya mempunyai waktu yang sempit di Sorong. Apalagi kami masih mempunyai pekerjaan yang harus diselesaikan.



Well, life is more interesting if we play it by ear.
Jadi, kami memutuskan untuk segera mengerjakan satu tugas, menaruh koper di hotel, membeli makan siang dan segera meluncur ke pelabuhan! Tak lupa kami meminta Rudy, supir kami di sini untuk menjemput keesokan harinya.



Dengan berbekal tiket kapal seharga IDR 120,000 per orang, kami segera menaiki kapal Marina Ekspress yang akan membawa kami ke Waisai, ibukota Kabupaten Raja Ampat.

Monday, September 24, 2012

Leo hanging out on the #jetty #child #children #sea #manokwari #papua #indonesia #travel #aroundtheworld (Taken with Instagram at Pulau Mansinam)

#sea #children at Mansinam #island #manokwari #papua #indonesia #travel #aroundtheworld #people #sky (Taken with Instagram at Pulau Mansinam)

#children jumping into the #sea at Mansinam #island #manokwari #papua #indonesia #travel #aroundtheworld #sky (Taken with Instagram at Pulau Mansinam)

#snorkeling spot at Mansinam #island #beach #manokwari #papua #indonesia #travel #aroundtheworld #sky #sea (Taken with Instagram at Pulau Mansinam)

a gigantic tifa, a #traditional percussion from #manokwari #papua #indonesia #travel #aroundtheworld (Taken with Instagram at Pulau Mansinam)

wild #flower at Mansinam island (Taken with Instagram at Pulau Mansinam)

#boat at Mansinam #beach #manokwari #papua #indonesia #travel #aroundtheworld (Taken with Instagram at Pulau Mansinam)

a missionary #monument at Mansinam #island #beach #manokwari #papua #indonesia #travel #aroundtheworld (Taken with Instagram at Pulau Mansinam)

Heading to Mansinan #island, just a #boat ride away from #manokwari #papua #indonesia #travel #aroundtheworld #people (Taken with Instagram at Pulau Mansinam)

#papua #children and their #pet #dog #manokwari #indonesia #travel #aroundtheworld (Taken with Instagram at Pulau Mansinam)

#school #children #manokwari #papua #indonesia #travel #aroundtheworld (Taken with Instagram)

#fisherman #boat at Bakaro #beach #manokwari #papua #indonesia #travel #aroundtheworld #sky #sea (Taken with Instagram at Bakaro Beach)

Bakaro #beach #papua #manokwari #indonesia #travel #aroundtheworld #sky #sea (Taken with Instagram at Bakaro Beach)

Sunday, September 23, 2012

Jelajah Manokwari

Apa yang kita bisa lakukan di Manokwari bila punya 1 hari penuh? Itu yang kami tanyakan kepada Oom Onis, supir kami, ketika kami mengetahui kami mempunyai satu hari bebas untuk menjelajah Manokwari setelah berhasil menyelesaikan semua pekerjaan sehari sebelumnya.



Oom Onis mengusulkan dua hal, ke pantai Bakaro di pagi hari, lalu setelah makan siang menyeberang ke pulau Mansinam. “SIAPP!!”, dengan antusias kami berkata menyetujui rencana itu.



Maka, setelah sarapan di hotel, segeralah kami berangkat memulai hari yang menyenangkan itu. Perjalanan ke pantai Bakaro dimulai dengan menaiki bukit melalui jalan Gunung Salju Amban lalu belok ke kanan menembus hutan yang juga dijadikan arboretum atau hutan percobaan mahasiswa Universitas Negeri Papua. Jalanan mulus walaupun tidak terlalu lebar. Kami melewati beberapa rumah penduduk asli yang berupa rumah panggung dari kayu. Sebangun gereja berdiri di atas bukit memandang teluk Cenderawasih, entah kenapa mengingatkan saya pada panti asuhan yang ada di serial Candy-candy.



Jalan lalu bercabang ke kiri di mana lubang-lubang mulai menghiasi jalanan dan rerimbunan semak semakin memakan jalan. Kami berhenti di lapangan kecil yang teduh di tengah pemukiman penduduk, lautan biru mengintip dari sela pepohonan.


The best grilled fish I’ve ever had, seasoning au naturale. Shallot, garlic, salt and a dash of lemon. #food #foodporn #manokwari #indonesia #travel #aroundtheworld (Taken with Instagram at Manokwari)

#manokwari and Cenderawasih #cove from on top of a #hill #road #landscape #sky #sea #travel #aroundtheworld #indonesia #iphonesia (Taken with Instagram at BUKIT GEDUNG DPRD MANOKWARI)

Sepenggal kota #manokwari dari udara #landscape #indonesia #travel #aroundtheworld #sky #sea (Taken with Instagram at Manokwari)

The adventure begins! #travel #manokwari #indonesia #aroundtheworld #iphonesia (Taken with Instagram at Bandara Rendani Manokwari)

Semalam Suntuk

Judul yang tepat untuk merangkum perjalanan saya ke timur Indonesia kali ini. Dimulai dengan penerbangan jam 9 malam ke Makassar, disambung dengan penerbangan ke tanah Papua jam 4 pagi WITA. Tiba di Sorong jam 9 pagi WIT untuk transit 20 menit sebelum lanjut ke Manokwari. Tiba di kota ini jam 10 pagi tadi dan langsung kerja agar bisa rileks di hotel pukul 3 sore ini. Padahal seharusnya saya masih di Bogor detik ini.



Nah lho, kok bisa? Ya, itu karena telepon yang saya terima jam 10 pagi Sabtu kemarin dari Batavia Air yang mengabarkan bahwa semua flight ke Manokwari dibatalkan mulai tanggal 23 September dengan tanggal 11 Oktober karena ada maintenance pesawat. HWARAKADAH! Saya harus sampai di Manokwari sebelum tanggal 25 atau semua itinerary yang saya susun kacau. Akan hanguslah pula semua tiket dan akomodasi yang setara dengan trip ke Eropa. Kalang-kabut saya mencari tiket alternatif. Dan apa mau dinyana, tiket yang tersedia hanyalah pesawat Garuda - Sriwijaya yang berangkat malam itu juga. Padahal siang itu saya masih di Cibubur. Teman seperjalanan saya lebih parah, Sabtu pagi itu dia baru tiba di Bandung untuk menghadiri acara pernikahan temannya. Berlombalah kami dengan waktu untuk mencapai rumah masing-masing, packing, lalu segera ngebut ke bandara. Alhamdulillah everything went well and here I am, in a small town in eastern Indonesia, thousand miles from home.


Saturday, September 22, 2012

Each Travel Starts with A Step

At least for me, it starts with a taxi ride.
Tak usahlah saya berkeluh kesah bahwa diperlukan waktu 3 jam untuk menembus kemacetan di dua kota, Bogor dan Jakarta. Cerita lama. Basi. Kenapa juga saya malam minggu gini berkencan dengan petugas bandara? Well, that’s a different story.



Sekarang cerita saya dimulai dengan Pak Sapardi. Perjalanan, atau lebih tepatnya, perjuangan menuju bandara terasa lebih pendek karena saya didongengi oleh pengemudi taksi Blue Bird ini mengenai perjalanan hidupnya yang patut diacungi jempol.

Saturday, September 15, 2012

Antara Bojonegoro dan Babad #road #rural #travel #indonesia #iphonesia #aroundtheworld (Taken with Instagram at Bojonegoro)

Friday, September 14, 2012

A little oasis in the middle of dry land of Cepu #indonesia #pool #swim #travel (Taken with Instagram at Grand Mega Resort & Spa)

Thursday, September 13, 2012

Great day to fly! #sky #cloud #garudaindonesia #surabaya #indonesia (Taken with Instagram at Juanda International Airport (SUB))

Wednesday, September 12, 2012

Stand tall #coconut #trees #beach #sky #lampung #indonesia #travel #aroundtheworld (Taken with Instagram at Pantai Krui Lampung Barat)

Cara ampuh mengatasi patah hati: mempunyai gebetan-(gebetan) baru.

Sabrina Hartoto

Tuesday, September 11, 2012

There’s a road that delved in to the jungle, taking you to a land of wonder: Bukit Barisan National Park #jungle #forest #trees #nationalpark #lampung #indonesia #travel #aroundtheworld (Taken with Instagram at Bukit Barisan National Park)